Tentang opium, morfin, heroin dan sabu

Banyak sekali jenis-jenis narkoba yang pasti sudah pernah anda dengar seperti, opium, morfin, heroin dan sabu. Namun, tahukah anda bahwa ke empat jenis narkoba tersebut saling berhubungan? Bagaimana sebuah getah dapat di proses menjadi barang yang terlarang untuk di konsumsi? Berikut adalah penjelasannya. Opium berasal dari kata oh-pee-oyds, yang disebut dengan opioid dan lebih dikenal dikalangan masyarakat sebagai opium adalah tanaman yang hanya dapat dibudidayakan di pegunungan kawasan sub-tropis dan memiliki nama latin yaitu Papaver Somniferum, tergolong sebagai tumbuhan perdu dengan ciri-ciri memiliki bunga yang mencolok, memiliki getah dan biji bulat berbentuk kapsul. Getah tersebutlah yang menjadi bahan mentah untuk membuat narkoba seperti morfin, heroin dan sabu-sabu.

Getah kering (latex) dari irisan biji mentah atau dinamakan poppy menghasilkan morfin. Morfin dalam bentuk serbuk biasanya digunakan untuk penghilang rasa sakit (mungkin anda pernah melihat hal tersebut dalam film bergenre perang), namun morfin sering disalahgunakan sebagai candu dengan cara disuntik, atau diminum apabila sudah dalam bentuk kapsul. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat dengan efek samping yaitu penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu dan kaburnya penglihatan.

Sementara itu, heroin adalah hasil sintesis diasetilmorfin yang merupakan derivasi senyawa morfin. Senyawa tersebut berbentuk kristal bewarna putih. Pada tahun 1898 ilmuwan Jerman bernama Heinrich Dreser ingin menemukan obat penghilang rasa sakit yang tidak menimbulkan efek kecanduan seperti morfin. Setelah mengalami beberapa percobaan, heroin pada waktu itu dipercaya dapat mengobati penyakit yang berhubungan dengan pernapasan seperti bronchitis, asma dan tuberculosis (TBC). Namun keganjilan timbul dikalangan masyarakat karena permintaan obat yang sangat meningkat, akhirnya disimpulkan bahwa ternyata heroin menimbulkan efek kecanduan yang lebih kuat dari morfin. Pada tahun 1913, Bayer sebagai perusahaan yang memproduksi obat menghentikan produksi dan pemasaran obat tersebut.

Sabu-sabu (Metamfetamina) sebenarnya adalah limbah ekstrak dari heroin yang diproses sedemikian rupa hingga menjadi kristal yang lebih halus. Sabu-sabu dikenal para pemakainya dengan sebutan met, kristal, gold river, dll. Efek yang ditimbulkan sabu-sabu adalah euforia yang berlebihan serta menimbulkan semangat. Hal itu terjadi karena terpicunya jantung yang berdetak sangat cepat akibat efek dari sabu-sabu.

Dapat disimpulkan bahwa tanaman opium sangat berbahaya apabila pertumbuhannya tidak dapat dikontrol karena tumbuhan ini berfungsi sebagai bahan utama pembuatan jenis narkotika lainnya. Semua ciptaan-Nya memang memiliki efek baik dan buruk, tinggal bagaimana kita mempergunakan barang tersebut secara bijak. Seperti biasa, yang baik itu datang selalu dari Yang Kuasa dan yang buruk itu selalu dari manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s