Siapa aku

Siapakah aku?
Sosok di dalam diri bertanya secara polos.
Pertanyaan itu seperti jam pasir yang diburu oleh waktu yang pendek
Seperti air hujan yang mendesak awan hitam untuk segera melepaskannya
Seperti sebatang korek api yang terbakar hingga nyaris sampai ke ujung
Hanya sedikit yang kutahu, hanya sedikit yang ku mengerti dan hanya sedikit yang dapat kujelaskan
Ku jelaskan padanya bahwa :
Aku hanyalah jiwa yang terperangkap di dalam cangkang jasmani ku
Aku hanyalah isi di dalam kotak Pandora
Aku hanyalah sesosok makhluk yang akan selalu menghadapi ketidakpastian
Aku hanyalah sesosok makhluk yang memiliki batas atas garis takdir-Nya
Aku hanyalah sebuah barang yang tidak dapat berbicara secara langsung kepada Pencipta-Nya
Aku seperti debu di padang pasir yang terbakar oleh panasnya sinar mentari
Aku seperti buih di lautan samudera tak berujung
Aku seperti semut di tengah-tengah lingkaran api
Aku seperti daun yang sedang menunggu gugurnya
Aku bahkan tak lebih dari seekor buruan yang belum siap diterkam oleh mangsanya
Aku bahkan tak lebih dari seekor kutu di balik bulu-bulu seekor kelinci di dalam topi sang pesulap
Aku bahkan lebih buruk dari binatang yang dapat membunuh tanpa berdasarkan pada insting
Aku adalah bentuk fisik dari dirimu yang hidup di dalam dunia abstrak
Akulah dirimu sendiri
Dan kau adalah aku
Aku tahu itu semua kurang memuaskan, namun ku harap dapat menjelaskan
Tentang siapa aku.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s